4 Cara Melatih Anak Mengelola Uang Sendiri

InfoKeren.id, Melatih anak mengelola uang sendiri sebaiknya dilakukan sejak dini. Jika tidak, anak bisa memiliki kebiasaan buruk dalam hal pengelolaan keuangan. Misalnya boros, terlalu pelit atau tidak menghargai orang tuanya yang jerih payah mencari nafkah.

Guru dan orang tua perlu bekerjasama dalam mendidik anak. Pendidikan finansial dari guru dan orang tua akan mempengaruhi kebiasaan anak dalam mengelola keuangannya.

Sejak kecil, anak perlu diajarkan bagaimana menghargai uang dan menggunakannya dengan bijaksana. Anak juga perlu memahami sumber-sumber uang yang diperbolehkan.

Berikut ini adalah 4 cara melatih anak agar pandai mengelola uang:

1. Beri kesempatan pada anak untuk mengelola uang sendiri

Orang tua bisa memberikan uang saku pada anak dengan jumlah yang wajar, misalnya untuk beberapa hari. Berikan penjelasan kepada anak bahwa uang tersebut untuk berapa hari. Jika habis dalam sehari, maka dia tidak akan diberi uang saku tambahan.

Dengan begitu anak akan belajar menghitung keuangan dan mengetahui resiko jika dia boros.

2. Latih dan ajarkan anak untuk gemar menabung

4 Cara Melatih Anak Agar Pandai Mengelola Uang

Menabung begitu mudah diucapkan namun tidak mudah dilakukan. Oleh karena itu menabung harus dibiasakan sejak dini. Dari sejumlah uang saku yang diberikan, anjurkan anak untuk menyisihkannya sebagian untuk ditabungkan.

Dalam hal ini orang tua dan guru bisa bekerja sama untuk mengajarkan anak gemar menabung. Selain menabung, anak juga perlu diajarkan untuk berbagi pada sesama yang kurang mampu.

3. Beri contoh mengelola keuangan yang baik

Anak adalah peniru ulung. Maka berilah contoh perkataan dan perilaku yang baik pada anak, termasuk dalam mengelola keuangan.

Agar anjuran kita dituruti anak, sebaiknya kita melakukan hal-hal yang dianjurkan pada anak. Misalnya hidup hemat (bukan pelit), membeli barang sesuai urutan prioritas kebutuhan dan kemampuan dan membiasakan menabung.

4. Mengajarkan proses

Ketika anak menginginkan sesuatu, biasanya dia suka merengek atau nangis. Meskipun kita sedang ada uang untuk membeli barang yang diinginkan anak, tetapi sebaiknya tidak melayani permintaan anak saat itu juga.

Biarkan anak menunggu beberapa hari, supaya dia tahu bahwa ketika dia menginginkan sesuatu tidak bisa instan. Harus ada proses, bekerja keras dan menabung.

Jika waktunya sudah tepat, libatkan anak dalam pembelian barang supaya dia tahu kalau barang yang dibelinya cukup berharga.

Demikianlah 4 cara sederhana melatih anak agar pandai mengelola uang sendiri. Semoga bermanfaat.

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…