InfoKeren.id, Orang tua dituntut harus mampu mengidentifikasi dan mengembangkan bakat terpendam anak, karena pada dasarnya setiap anak yang lahir ke dunia punya potensi untuk menjadi individu yang berprestasi.

Identifikasi bakat anak bisa dilakukan setiap hari. Psikolog Ajeng Raviando, Psi, menjelaskan orang tua bisa mengenali bakat anak dengan melakukan observasi rutin setiap hari.

Menurutnya, ada perbedaan yang dapat jelas terlihat ketika anak menyukai sesuatu, apakah itu bakat atau hanya kesenangan sesaat.

Mengenali Bakat Anak
Mengenali bakat anak sejak dini, ilustrasi via mimipipi.net

“Kalau memang bakat bahkan ketika melakukan hal tersebut santai ada daya serap yang bagus. Jadi misalnya berbakat bahasa, cuma sebentar dikasih stimulasi akan sangat mudah menyerap. Oh sebentar saja bisa ya tanpa diajarkan rutin,” kata Ajeng dalam media gathering Nutrilon Royal One Step Ahead di Blue Jasmine Restaurant, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Sabtu (18/12/2016).

“Di sana bisa terlihat jadi bukan senang sesaat saja karena ngikutin teman-temannya,” lanjut Ajeng.

Ketika  orang tua sudah menemukan bakat anak, langkah selanjutnya adalah memberikan stimulasi yang tepat. Tujuannya agar bakat terpendam anak tersebut dapat berkembang semakin lebih baik.

Satu keuntungan dari menemukan bakat anak sedini mungkin adalah anak jadi memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan diri. Tentu tidak semua bisa dengan mudah menemukan bakat dan menurut Ajeng hal tersebut wajar.

Orang tua perlu berwawasan luas dan bersabar ketika ingin mencari bakat anaknya. Yang harus diperhatikan adalah agar jangan terlalu memaksa sehingga malah jadi melawan minat anak.

“Kalau orang tua terlalu memaksa, suruh latihan musik terus misal, dampaknya anak bisa jadi berkurang minat. Kalau minat berkurang ya akan jadi males, nggak berkembang juga bakatnya,” pungkas Ajeng. (dh)